Pendidikan Hanya Menghasilkan Orang Pintar bukan Orang Terdidik

Zaman sekarang banyak terjadi tindakan yang memalukan di negara ini seperti suap, korupsi dan lainnya. Tapi anehnya, pelaku tindakan tersebut adalah orang pintar yang mempunyai gelar sarjana dari lulusan universitas ternama.

Melihat fenomena tersebut, sepertinya ada yang tidak benar dengan pola pendidikan formal di negara ini yang mestinya sudah harus dikaji ulang. Pola pendidikan formal saat ini hanya mengajarkan mengenai ilmu dunia sehingga menghasilkan orang pintar tetapi sayangnya tidak terdidik dan tidak mempunyai akhlak yang baik.

Akibatnya orang pintar tersebut malah menjadi orang jahat, maling, menindas kaum yang lebih lemah. Padahal seharusnya mereka menjadi penolong dan memimpin yang baik agar bermanfaat bagi banyak orang sehingga bisa memajukan Negara ini, tetapi kenyataannya tidak.

Banyak orang terhormat di negara ini yang tertangkap tangan melakukan tindakan korupsi atau penyuapan. Bahkan mereka berpendididkan tinggi dan mengaku beragama, tetapi tindakannya sangat memalukan dan merugikan banyak pihak terutama para rakyat.

Terlebih, tindakan tersebut dilakukan bersama teman-temannya yang katanya “ terhormat “. Lebih miris lagi ketika mereka tertangkap basah oleh pihak berwajib, mereka bersikap tenang dan melemparkan senyum lebar kepada masyarakat, seolah -olah mereka tidak merasa bersalah dan senang dengan apa yang diperbuatnya.

Apakah mereka tidak mengetahui dan tidak pernah diajari tentang hukum-hukum islam bahwa memakan uang yang bukan haknya merupakan perbuatan dosa dan hukumnya haram untuk mereka dan bahkan hukuman yang lebih berat ketika di akhirat kelak?

Memang mereka itu sudah kehilangan akal sehat dan putus sudah urat malunya. Oleh karena itu, sistem pendidikan formal pada saat ini harus segera diperbaiki dengan tidak mementingkan hasil, tetapi juga proses agar tercipta orang pintar yang mempunyai akhlak yang baik.
 
Penulis: Iin Suprihatin
Editor: Anggita Aprilia Sari
Illustrasi: Muhamad Hafsin

No comments

Apa pendapat kamu mengenai artikel ini?

Powered by Blogger.