TANGAN BERBICARA, HATI TERBUKA: HMPS KPI GELAR GERAKAN AKSARA 2026 PERKUAT KEPEDULIAN TERHADAP TEMAN TULI

 

Doc. LPM SAKA


Purbalingga - Himpunan Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (HMPS KPI) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto menggelar kegiatan Gerakan Aksara 2026 bertema “Suarakan Kepedulian dengan Gerakan Tangan” pada Jumat (15/5/2026) di Aula Gedung Dakwah Kampus 2 UIN SAIZU. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Program Studi KPI Fakultas Dakwah UIN SAIZU, Dr. Uus Uswatusolihah, M.A.

Ketua Pelaksana Gerakan Aksara 2026, Laelatul Mujayanah, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan berlangsung selama empat hari, yakni pada Jumat, Sabtu, Senin, serta Kamis dan Jumat pekan berikutnya. Sebelum hari pelaksanaan, panitia telah menggelar Technical Meeting (TM) secara daring untuk memperkenalkan panitia, pendamping, dan para volunteer.

Pada acara pembukaan, kegiatan menghadirkan tiga narasumber, yaitu Agus Hasim, S.Pd., guru dari SLB Negeri Purbalingga, Mohammad Aji Nugroho selaku Ketua Komunitas Tuli (KomTuli) Purbalingga yang didampingi juru bahasa isyarat (JBI), serta Muhammad Isnaini Nur Hidayat dari ATMI yang hadir secara daring sebagai perwakilan komunitas bahasa isyarat nasional. Materi yang disampaikan mencakup dua sistem bahasa isyarat, yaitu SIBI (Sistem Isyarat Bahasa Indonesia) yang digunakan di lingkungan sekolah, serta BISINDO (Bahasa Isyarat Indonesia) yang lazim dipakai dalam komunikasi sehari-hari antarpenyandang tuli.

Volunteer yang berjumlah 40 orang berasal dari berbagai kampus, antara lain UIN SAIZU, Universitas Telkom, UNU, dan sejumlah perguruan tinggi lainnya. Awalnya panitia hanya membuka kuota 30 orang, namun tingginya antusiasme pendaftar mendorong panitia menambah kuota hingga 40 peserta.

Setelah sesi pematerian pada hari pertama, kegiatan akan dilanjutkan dengan pelatihan praktik bahasa isyarat di Karang Sentul Garden pada hari Sabtu (16/5/2026). Kemudian pada hari Senin (18/5/2026), peserta akan melaksanakan sosialisasi bahasa isyarat kepada siswa MAN Purbalingga sekaligus memperkenalkan Program Studi KPI. Puncak kegiatan dijadwalkan berlangsung di SLB Negeri Purbalingga pada Kamis - Jumat (21-22 Mei 2026) pekan berikutnya, di mana volunteer akan berinteraksi langsung dengan siswa SLB dalam sesi melukis bersama yang berkolaborasi dengan komunitas seniman dari Purwokerto.

Ketua HMPS KPI UIN SAIZU dalam sambutannya menegaskan bahwa komunikasi tidak hanya disampaikan melalui suara dan kata-kata, melainkan juga dapat disampaikan melalui gerakan tangan dan kepedulian. Ia berharap para volunteer tidak hanya belajar bahasa isyarat selama kegiatan ini, tetapi juga dapat mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari di luar Gerakan Aksara.

Kepala Program Studi KPI, Ibu Dr. Uus Uswatusolihah, M.A. turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan kemahasiswaan harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas. Ia menekankan pentingnya rasa empati dan kepedulian terhadap sesama, khususnya terhadap penyandang disabilitas pendengaran.

Laela selaku Ketua Panitia menambahkan, persiapan kegiatan ini telah berlangsung selama kurang lebih tiga bulan. Berbagai tantangan dihadapi panitia, mulai dari perubahan rencana kolaborasi hingga penyesuaian jadwal agar dapat mengakomodasi peserta dari berbagai kampus. Ia berharap ilmu yang diperoleh peserta dapat terus dipraktikkan di luar kegiatan ini. “Semoga gerakan Aksara ini bukan hanya saat kita belajar sekarang, tapi juga dapat kita gunakan untuk berinteraksi langsung dengan teman-teman tuli di kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.


Penulis: Maia Nova Lestari , Alisha Putri Soliha

Editor: Eri Stiowati 


Post a Comment

Apa pendapat kamu mengenai artikel ini?

Previous Post Next Post